Sabtu, 24 Oktober 2015

Agama itu Menyempurnakan Bukan Memusnahkan

Kata Katolik berasal dari kata sifat bahasa Yunani. kata Katolik memiliki sejarah yang kaya sekaligus beberapa makna. Bagi sebagian pihak, istilah "Gereja Katolik" bermakna Gereja yang berada dalam persekutuan penuh dengan Uskup Roma.Sebagai murid Kristus, kita tidak hanya mengikuti sebuah buku, tetapi Seorang Pribadi, yaitu Yesus Kristus. Itulah sebabnya kita disebut sebagai “Christ-ian” atau Pengikut kristus. Pribadi yang kita ikuti dan kita jadikan pusat dalam hidup kita ini, adalah Pribadi yang mengasihi kita, yang menyatakan kasih-Nya itu dan mewahyukan Diri-Nya secara penuh kepada kita. Karena kasih-Nya yang sempurna inilah, Kristus ingin terus tinggal di tengah kita dan bersekutu/ bersatu dengan kita. Sebab kasih selalu menginginkan kebersamaan. Kristus menghendaki kebersamaan atau persekutuan antara kita dengan Dia, atas dasar kasih dan kebenaran, sebab Ia Allah yang adalah Sang Kasih (1 Yoh 4:8) dan Kebenaran (Yoh 14:6). Maka menjadi Katolik, pertama-tama adalah menanggapi dengan iman, pewahyuan Allah dan undangan-Nya kepada persatuan (komuni) dengan-Nya. Maka, menjadi Katolik adalah menjadi seorang Kristiani, titik. Sebab seorang Kristiani sudah seharusnya menerima segala yang diwahyukan Allah di dalam Kristus.

Katekismus Gereja Katolik mengajarkan, maksud manusia diciptakan menurut gambaran Allah (lih. Kej 1:26-27), adalah sebagai berikut: 

  • KGK 355 “Allah menciptakan manusia itu menurut citra-Nya, menurut citra Allah diciptakan-Nya dia: laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Kej 1:27). Manusia menduduki tempat khusus dalam ciptaan: ia diciptakan “menurut citra Allah” (I); dalam kodratnya bersatulah dunia rohani dan dunia jasmani (II); ia diciptakan “sebagai laki-laki dan perempuan” (III); Allah menjadikan dia sahabat-Nya (IV)

Dalam ajaran agama Katolik dapat disimpulkan Bahwa Manusia adalah Mahluk yang berbudi dan mahluk yang dapat saling mengasihi sesamanya.Pada jaman ini ada berbagai faktor yang membuat Manusia menjadi tidak manusiawi seperti dengan adanya teknologi. 

Contoh gambar  Perbandingan Manusia dan Hewan









Dari gambar di atas dijlaskan bahwa manusia juga kadang memiliki sifat yang seperti hewan contoh nya dari sisi naturalis seperti Hewan diciptakan oleh Allah dengan  tidak memiliki akal budi seperti manusia sedangkan kadang-kadang manusia berbuat atau bertindak layaknya tidak memiliki akal budi seperti contohnya Manusia membunuh sesama manusia, lalu contoh berikutnya dapat dilihat dari sisi biologis yaitu manusia yang memakan manusia sendiri seperti Kasus Sumanto yang memakan manusia yang sudah mati. dari contoh-contoh tersebut dapat dilihat bahwa manusia juga memiliki sifat hewani yang seharusnya tidak ada di dalam kehidupan manusia.Dalam ajaran agama apapun hal itupun dilarang seperti contohnya dalam Agama Katolik yang sangat menentang adanya pembunuhan secara fisik ataupun pembunuhan secara jiwa, maksudnya disini pembunuhan secara jiwa yaitu membuat orang tidak memiliki keberanian untuk melakukan hal-hal manusiawi seperti dikutip dari kitab suci  (Yoh4:12)  Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi,Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita. dari kutipan ayat ini dapat dilihat bahwa dalam ajaran Agama katolik Allah menghendaki umat nya untuk saling mengasihi sesama manusia.

Dari hasil penelitian di atas dapat dikatakan juga bahwa banyak manusia yang sudah lupa akan pentingnya Tuhan dalam Kehidupan. sebenarnya untuk membuat kita menjadi manusiawi itu cukup sederhana seperti contohnya dengan cara kita rajin beribadah ke gereja ataupun ingat akan pentingnya peran Tuhan di dalam kelangsungan kehidupan di dunia ini.Maka dari itu pada jaman ini sangat dibutuhkan orang-orang yang mempunyai iman yang Midle up ( iman yang tidak menentang pertentangan antar agama) , dengan adanya orang-orang yang memiliki iman yang midle up kita dengan mudahnya akan memiliki sifat manusiawi . orang-orang yang memiliki iman midle up ini disini berperan sebagai penengah bagi segala bentuk pertentangan Agama yang ada di dunia. 

 contoh gambar Kasus Iman Midle Up

Gambar diatas adalah contoh Real adanya manusia yang tidak memiliki iman yang midle Up yaitu kasus  bentrok antara mayoritas milisia Kristen dengan minoritas Muslim di wilayah konflik, Republik Afrika Tengah. jika ingin lebih jelas mengetahui konfliknya bisa membuka link dibawah ini  http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/04/140409_republik_afrika_ten

Menurutku dengan kita memiliki Iman yang midle up kita dapat membentuk anggapan Bahwa  "Agama itu menyempurnakan Bukan Memusnahkan" .
 

49 komentar:

  1. aaaa... hoho
    designnyaa mana sist ? :D

    BalasHapus
  2. Banyak menambah informasi, terimakasih

    BalasHapus
  3. menurut anda, apakah arti kata "memusnahkan" diblog ini?

    BalasHapus
  4. menurut anda, apakah arti kata "memusnahkan" di blog ini ?

    BalasHapus
  5. menurut anda, apakah arti "memusnahkan" di blog ini ?

    BalasHapus
  6. menurut anda, apakah arti "memusnahkan" di blog ini ?

    BalasHapus
  7. menurut anda, apakah arti "memusnahkan" di blog ini ?

    BalasHapus
  8. menurut anda, apakah arti dari "memusnahkan" pada blog ini ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksud dari memusnahkan dari blog ini yaitu menghilangkan atau meniadakan orang-orang yang masih mempunyai rasa kemanusiawian seperti contoh di atas dapat dilihat , banyak orang yang tidak memiliki rasa manusiawi lagi.

      Hapus
  9. Bagus, semoga yg. membaca memahami fungsi agama untuk menyempurnakan bukan untuk memusnahkan

    BalasHapus
  10. Dalam paragraf pertama kalimat kedua di akhir, dikatakan org yg mnjadi Katolik adalah seorag Kristiani. Mungkin perlu diralat menjadi, org yg mngikut Kristus, baik ajaran maupun hal" baik ny, adalah Kristiani. Karena itu juga merangkul saudara" kita yg Kristen Protestan.
    Biar tidak trjdi slah paham. Trima ksih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih atas saran anda ,, sangat bermanfaat :D

      Hapus
  11. Kenapa iptek dimasukan dalam teks ini? Apakah ada korelasinya....?

    BalasHapus
  12. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  13. Terima kasih isi blognya memberi pengetahuan lebih mengenai agama Katolik. Tapi bagaimana cara menerapkan iman middle up dalam kehidupan sehari-hari?

    BalasHapus
  14. Perlu dijelaskan bagaimana pengaruh peran agama anda terhadap percaturan dalam kedamaian. Bagaimana cara penerapan kedamaian menurut keyakinan anda

    BalasHapus
  15. Nita!
    tulisan di blog mu bgs.
    trs berkarya ya.
    Jesus Bless You. :)

    BalasHapus
  16. Nita, trimakasih tulisannya yang menginspirasi. God Bless

    BalasHapus
  17. sangat menginspirasi. Godbless

    BalasHapus
  18. nice, terus berkarya nita, gos bless u :)

    BalasHapus
  19. good artikel agama justru seharusnya mendamaikan perbedaan

    BalasHapus
  20. Sudah bagus, saran saja unyuk paragraf terakhir. Kalimat menurutku lebih formsl jika diganti dengan menurut saya.

    BalasHapus
  21. artikel yang dapat memberi pengetahuan lebih. nice! :)

    BalasHapus
  22. Dari judulnya istimewa ya hehehe
    okee semoga dengan km ngepost artikel ini, kita semua jadi tau ttg iman yg Middle-Up dan bersikap kritis bahwa agama itu untuk menyempurnakan, bukan memusahkan. GBU

    BalasHapus
  23. Wow arikel yang bagus terus berkarya

    BalasHapus
  24. Artikel yang bagus, saya setuju dengan and a
    Gbu :)

    BalasHapus
  25. Artikelnya sangat bermanfaat kak

    BalasHapus
  26. Artikelnya sangat bermanfaat kak

    BalasHapus
  27. artikenya bagus, semoga bermanfaat buat kita semua. terus berkarya ok.

    BalasHapus
  28. artikelnya bagus, like this :)

    BalasHapus
  29. setuju bahwa agama itu menyempurnakan bukan memusnahkan. nice artikel :)

    BalasHapus
  30. Saya setuju dg artikel anda. Agama itu menyempurnakan kehidupan manusia dan bukan untuk memusnahkan. Dg adanya agama, sebaiknya kita bisa saling toleransi

    BalasHapus
  31. blognya bermanfaat banget buat kita semua . keren! <3

    BalasHapus
  32. good post,semoga post selanjutnya akan lebih bagus dr ini. GBU

    BalasHapus
  33. post anda sangat bagus dan menginspirasi. terus berkayarya. gbu;)

    BalasHapus
  34. sangat menginspirasi, semoga menjadi berkat bagi kita semua :) Tuhan memberkati

    BalasHapus
  35. Saya setuju dengan artikel anda,perbedaan agama bukan berarti kita merasa paling benar.Toleransi setiap manusia sangat dibutuhkan

    BalasHapus
  36. postnyaa sangat menginspirasi.. semoga bisa menumbuhkan rasa toleransi antar manusia..

    BalasHapus